Minggu, 27 Januari 2013

Janji di Tengah Malam...



Rintik..rintik hujan lebat ini memecah keheninganku di tengah malam yang sunyi, membuatku bangun dari lautan yang mengental di atas bantalku. Hufft! masih saja walau sudah besar tetap  ngiler...protesku sejenak di pikiranku. Tubuh ini begitu sulit untuk bergerak serasa ada yang mencoba untuk menahanku bertahajud dan mengadu pada sang khaliq. Entah berapa kali aku bangun ,tidur , bangun dan tidur lagi teringat sebuah lagu yang dibawakan sang maestro mbah Surip.
Air ini begitu dingin membuatku terputus dengan khayalan-khayalan sewaktu tidur lagi. Membuat mataku melek dan melakukan salt tersebut. Tak lama itu,
Aku ingat sekitar jam setengah 9 malam aku keluar dari kos dan menuju sebuah warnet yang tidak begitu besar namun menjadi tompangan mahasiswa di daerahku untuk mengerjakan tugas kuliahnya. Ku masih ingat dengan jelas wajah temanku yang kutemui di warnet itu. Si tiiiiiit! kisah sedikit tentang dia. Alkisah, pada zaman dahulu ketika baru masuk UNAIR aku begitu takut dengannya dan sekarang no way! hehehe...yups!cukup sekian dan terimakasih.
Bukan bro!...bukan begitu sist! dengarkan ya..
 Aku sudah berjanji dengan Tuhan-ku untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.  Aku tak ingin mengecewakan orang yang dekat denganku. Aku ingin bertaubat dari dunia fana yang membuatku terlena dan melupakan semua ajaran Tuhan yang telah aku terima wakktu kecil. Aku ingin kesucianmu Tuhan. Terimalah doaku ini ditengah malam yang sunyi dan di tengah hujan yang mustazabah. Ku bermunajah hanya dengan-Mu. Terimakasih atas semua  yang telah engkau berikan. Sungguh nikmat yang luar biasa .... pintaku setelah melakukan salat tahajud tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar